perbedaan must dan have to

Morning LCers Kampung Inggris LC tercintah! Selama ini, kita sering banget mendengar kata “must” dan “have to” digunakan secara bergantian untuk menyebut “harus”. Entah itu di film, di lagu, atau di percakapan sehari-hari, kata “must” dan “have to” seolah-olah punya arti yang sama.

Padahal keduanya memiliki arti yang sedikit berbeda lho, pengen tahu perbedaan must dan have to? Simak baik-baik materi satu ini ya, silakan bookmark halaman ini, LCers!

Must

Menurut Cambridge Dictionary, must adalah modal verb yang memiliki arti “sesuatu yang sangat penting sehingga harus dilakukan”. Saat kamu menggunakan kata “must”, itu berarti apa yang kamu ucapkan benar-benar penting. Jika tidak dilakukan, itu bisa menimbulkan dampak buruk di masa depan, baik bagimu atau orang-orang yang terlibat.

Kata “must” biasanya digunakan native speaker untuk memberikan saran, himbauan, larangan, atau menjelaskan situasi lain yang mendesak. Selain itu, must juga biasa digunakan untuk mengekspresikan dugaan atas sesuatu yang sedang terjadi.

Example:

  • I must get to the school at 7 o’clock (menginformasikan desakan)
  • Losing someone you love must be so terrifying (menjelaskan dugaan)
  • You must not tell lies to your parents (memberikan himbauan/larangan)
  • She must behave properly if she wants to be respected (memberikan saran)
  • You must come to my birthday party this Sunday (mengundang seseorang)

Have To

Jika “must” terkesan sangat memaksa, derajat keharusan “have to” lebih rendah daripada “must”. Selain itu, penggunaan “have to” kesannya lebih umum dan halus untuk dikenakan pada orang lain.  Derajat kepentingan “must” dan “have to” sama saja, akan tetapi must pengenaannya lebih personal. Sedangkan have to bisa digunakan dalam kondisi yang lebih general.

Saat  kamu ingin memberikan himbauan tanpa menyinggung orang lain, Kampung Inggris LC sangat menyarankan kamu untuk memakai “have to”. Pemakaian have to bisa membuat orang yang kamu beri saran merasa lebih dihargai, karena kamu tidak terdengar memaksa mereka.

Selain have to, kamu juga bisa menggunakan “has to” jika subject kalimatnya adalah third-person pronoun (he, she, it).

Example:

  • I have to go now, or I’ll be late (berpamitan, meminta izin untuk pamit)
  • You have to improve your work if you don’t want to be fired (memberikan saran)
  • She has to do something with her haircut (memberikan pendapat)
  • They have to finish their homework if they want to go out (memberikan informasi/himbauan)
  • You have to listen to what lecturers said (memberikan saran)

 

Itulah penjelasan lengkap dan jelas mengenai perbedaan must dan have to! Udah nggak bingung lagi kan membedakan kapan harus menggunakan must dan kapan harus menggunakan have to? Kalau kamu ingin belajar  bahasa Inggris lebih intens lagi, langsung aja ke Kampung Inggris LC, lembaga kursus bahasa terbaik di Indonesia! Di sini, kamu akan diajar langsung oleh para teacher bahasa Inggris yang jago di bidangnya.

Belum sempat berangkat ke Kampung Inggris LC nih ceritanya? Ya udah, belajar otodidak dulu gih sana, ini materi seru lain yang bisa kamu baca: Perbedaan V1, V2, V3, dan Ving